Thursday, February 25, 2021

Materi BK kelas IX ABCDEF Jumat 26 PEBRUARI 2021 (Persiapan mental hadapi ujian)

 

7 Mental yang Harus Kamu Kuatkan Saat Hadapi Ujian Sekolah


Ujian adalah salah satu hal yang paling menegangkan yang dihadapi siswa selama di sekolah. Siswa harus mempersiapkan diri melalui materi dan hafalan yang tidak sedikit. Namun, ternyata persiapan materi tidak cukup, kamu butuh persiapan mental agar sukses dalam mengerjakan ujian. Berikut ini adalah tujuh mental yang harus kamu punyai jelang ujian. Check it out!

1. Siapkan periode belajar yang efektif.

    Siswa harus cerdas dalam mengatur waktu belajar yang efektif. Kamu harus mempersiapkan ujian terlebih dahulu dengan belajar setidaknya beberapa hari menjelang hari ujian. Salah satu cara terbaik untuk merencanakan sesi belajar adalah belajar dalam interval. Cobalah belajar selama 20 sampai 50 menit, diikuti dengan istirahat 5 sampai 10 menit. Ini membantu kamu mempertahankan informasi yang kamu pelajari dan akan sangat membantu saat ujian.

2. Luangkan waktu untuk olahraga sebelum ujian.

    Penelitian telah menunjukkan bahwa sangat penting untuk melakukan olahraga sebelum ujian berlangsung. Olahraga memberikan oksigen dan nutrisi ke otak yang ideal untuk sesi belajar. Jadi, luangkan waktu untuk berlari atau olahraga lain sebelum belajar.

3. Konsumsi makanan sehat.

     Jika kamu ingin memiliki energi dalam sesi belajar yang panjang, kamu harus menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk mendapatkan fungsi optimal. Kamu bisa mengonsumsi makanan yang mengandung protein, seperti telur dan selai kacang, atau konsumsilah buah segar. Stroberi adalah satu buah yang diketahui memberikan energi tambahan.

4. Pikirkan alternatif tempat belajar.

      Kamu terbiasa belajari di kamar atau perpusatakaan? Mungkin hal ini menjadi salah satu kendala belajar efektif. Mulailah mencari tempat lain untuk sekedar mencari atmosfer baru, tentunya dengan suasana yang nyaman dan sunyi. Terkadang, kamu membutuhkan suasana baru demi membuat otak terbuka akan materi ujian. Jangan terperangkap pada lokasi yang itu-itu aja!

5. Buang rasa kecemasan diri.

       Menjelang ujian, selalu ada banyak tekanan seputar sesi belajar. Kamu mungkin khawatir bahwa kamu tidak meninjau materi yang cukup atau kamu mungkin mulai panik memikirkan nilai buruk. Sadarilah bahwa hal ini tidak membawamu pada sebuah kebaikan, sebaliknya membuat kamu jatuh dan tidak bersemangat. Bangkitlah dan buang rasa cemas dalam diri. Yang perlu kamu lakukan adalah berusaha sebaik mungkin dan berdoa, maka hasil akan mengikutinya.

6. Tulis kembali catatan-mu.

      Walaupun saat ini semua sudah serba komputer dan ketikan, namun sadarkah kamu ketika menulis kembali dengan tangan sendiri akan lebih efektif? Tulislah kembali catatan yang kamu buat dan pelajari agar kamu dapat kembali menghafal sehingga saat ujian kamu dapat mudah menjawab pertanyaan.

7. Berhenti menunda-nunda pekerjaan.

       Karena banyaknya yang harus dikerjakan dan dihafal, terkadang membuatmu malas dan menunda untuk mengerjakannya. Jika kamu ingin berjuang, maka semua pasti bisa dilewati. Buang jauh-jauh kebiasaan menunda pekerjaan, karena semakin banyak menunda, semakin kamu sulit untuk mengorganisir tugas yang ada.

UJIAN SUDAH DI DEPAN MATA, SIAPKAH KAMU? JANGAN CUMA SIAPIN MATERI UJIAN, MENTAL DIRI JUGA WAJIB KAMU PERHATIKAN YA!

 

Wednesday, February 17, 2021

Materi BK kelas IX ABCDEF Jumat 19 PEBRUARI 2021 (SMA atau SMK ?)

 

Perbedaan SMA vs SMK, Pilih mana?

 



            Sehabis kelulusan, agenda berikutnya yang tidak kalah menguras tenaga dan biaya adalah melanjutkan sekolah ke tingkat menengah atas.Banyak siswa dan orang tua tidak mempunyai bekal informasi yang cukup tentang sekolah menengah atas. Ini cukup serius karena kesalahan mengambil keputusan dalam melanjutkan di sekolah menengah atas akan berpengaruh terhadap masa depan anaknya. Saat ini banyak orang tua yang hanya melihat SMA sebagai lanjutan sekolah anaknya dan memandang sebelah mata terhadap keberadaan SMK. Untuk itu kami akan memberikan informasi perbedaan antara SMA dan SMK.


Perbedaan SMA dan SMK adalah :

SMA

SMK

Ditujukan untuk siswa yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi

Ditujukan untuk siswa yang mau bekerja dan melanjutkan ke perguruan tinggi

Kurikulum SMA lebih banyak teori dari pada praktek

Kurikulum SMK lebih banyak praktek dari pada teori

Tamatannya tidak siap kerja dan tidak mandiri

Tamatannya siap kerja dan mandiri

Tempat belajar hanya di sekolah

Tempat belajar di sekolah dan dunia kerja

 

 

       Melihat data perbedaan di atas, jelas terlihat bahwa SMK lebih menjanjikan masa

depan dibanding SMA. Hal ini disebabkan karena :

1.     Kondisi perekonomian Indonesia yang belum bagus.
         Minggu lalu harga BBM naik lagi. Kenaikan harga BBM ini memicu kenaikan harga barang dan jasa yang lain. Harga kebutuhan pokok melonjak, biaya angkutan juga merangkak naik tetapi pendapatan masyarakat tetap. Hal ini menyebabkan beban ekonomi masyarakat semakin berat. Kondisi tersebut menyebabkan biaya untuk pendidikan anak semakin susah untuk dipenuhi. Untuk itu, menyekolahkan anak dalam jangka waktu yang lama tentu sangat memberatkan orang tua. Solusi untuk mengatasi keadaan tersebut adalah dengan menyekolahkan anak di sekolah yang lulusannya cepat dapat kerja tetapi tidak membutuhkan waktu lama. Sekolah tersebut adalah SMK karena hanya butuh waktu 3 tahun untuk dapat bekerja atau berwiramandiri. Sementara jika mengambil sekolah di SMA butuh waktu 8 tahun untuk dapat bekerja yakni 3 tahun di SMA dan 5 tahun di PT.

2.     Banyak lulusan SMA yang tidak melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi
          Kurang dari 10 % lulusan SMA yang melanjukan kuliah di PT, padahal kurikulum SMA disetting untuk melanjutkan sekolah di PT. Ini tentu sangat ironis karena hampir 90% tamatan SMA terjun di dunia kerja padahal kurikulum SMA tidak disiapkan untuk bekerja. Akibatnya banyak lulusan SMA yang kalah bersaing dalam mencari pekerjaan karena mereka memang tidak siap kerja. Oleh karena itu, pemerintah mengambil kebijakan untuk menambah jumlah SMK daripada mengembangkan SMA. Komposisi perbandingan yang dibuat adalah 70% SMK dan 30% SMA. Ini tentu dengan tujuan untuk menjadikan lulusan sekolah menengah yang siap kerja dan mandiri.

3.     Dunia kerja yang semakin kompetitif
           Kenaikan BBM menyebabkan banyak perusahaan yang mengurangi jumlah karyawan sehingga terjadi PHK besar-besaran. Kondisi ini meyebabkan para pencari kerja semakin banyak sementara lowongan kerja semakin sedikit. Sehingga persaingan dalam memperebutkan lowongan pekerjaan semakin ketat. Ketatnya persaingan mencari kerja menjadikan tamatan sekolah menengah harus orang yang kompeten di bidangnya dan siap kerja. SMK sangat piawai dalam mencetak lulusan yang siap kerja dibanding SMA.

Akhirnya jangan gengsi untuk memilih SMK dan bukan saatnya mengatakan bahwa SMK adalah sekolah menengah kelas dua. Dengan motto cerdas, siap kerja dan kompetetitif SMK siap mencetak lulusan yang siap kerja dan mandiri.

 

MATERI BK KELAS VII A,B,C,D,E,F. JUMAT 14 JANUARI 2022

 Assalamuallaikum. Selamat pagi anak-anak. Salam sehat untuk kita semua.  Mari kita buka dengan bacaan Basmallah : Bissmillahirrahmanirraim ...